📊 Prabowo Yakin Ekonomi Indonesia Akan Bangkit, Kritik Ekonom “Nggak Jelas”
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme kuat bahwa ekonomi Indonesia akan kembali bangkit di tengah tantangan global dan keraguan dari sejumlah pihak. Menurut Prabowo, keraguan tersebut – terutama dari segelintir ahli atau “ekonom nggak jelas” – justru bisa menurunkan moral bangsa jika terus mengemuka. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (13/2/2026).
Prabowo menegaskan bahwa perekonomian nasional memiliki fundamental yang cukup kuat, dan meskipun beberapa pihak sering meragukan arah pertumbuhan, keyakinan optimistis seharusnya menjadi sikap yang ditanamkan kepada masyarakat.
🧠 Kritik pada Ahli yang “Turunkan Moral”
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung bahwa masih ada kelompok analis atau komentator ekonomi yang “tidak jelas asalnya” dan lebih sering memberikan komentar negatif tentang prospek ekonomi Indonesia. Ia berpendapat bahwa komentar seperti itu tidak membantu dan justru bisa menurunkan semangat publik di tengah upaya memperkuat ekonomi nasional.
Meski Prabowo tidak menyebut nama individu atau lembaga tertentu, pernyataannya mencerminkan tekanan terhadap narasi pesimistis yang kadang muncul di media dan diskusi publik. Menurutnya, fokus harus lebih banyak pada pembangunan dan kebijakan nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.
🚀 Optimisme terhadap Arah Ekonomi Nasional
Optimisme Prabowo bukan tanpa konteks. Di berbagai forum ekonomi internasional seperti World Economic Forum 2026 di Davos, ia sebelumnya telah menyampaikan bahwa Indonesia dianggap sebagai “titik terang” dalam perekonomian global karena pertumbuhan yang kuat meski risiko eksternal tinggi.
Selain itu, menurut laporan lembaga internasional seperti IMF, ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh solid di kisaran yang kompetitif tahun ini, memberikan landasan bagi optimisme tersebut – meskipun tantangan global masih ada.
Prabowo juga pernah menyampaikan target pertumbuhan ekonomi yang lebih ambisius dalam jangka menengah, termasuk proyeksi angka di atas rata‑rata tahunan sebagaimana pernah diungkapnya sebelumnya di forum lain.
📈 Fokus Pemerintah pada Kinerja Ekonomi
Selain optimisme pertumbuhan, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo juga menunjukkan sejumlah indikator positif seperti peningkatan kinerja perusahaan milik negara (BUMN) yang diklaim menunjukkan hasil signifikan dalam periode terakhir – meskipun ini adalah pernyataan terpisah yang juga ditekankan oleh Presiden.
Pendekatan kebijakan yang menekankan pada penguatan industri nasional, penciptaan lapangan kerja, serta upaya meningkatkan investasi domestik dan luar negeri menjadi bagian dari strategi untuk mengukuhkan posisi perekonomian Indonesia di tengah gejolak global.






