📚 8,5 Juta Murid SD dan SMP Sudah Daftar TKA, Registrasi Ditutup 28 Februari 2026
Jakarta – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs sederajat masih berlangsung hingga 28 Februari 2026, dan hingga laporan ini dirilis, tercatat setidaknya 8.568.828 murid sudah terdaftar sebagai peserta. Data resmi ini menunjukkan tingginya antusiasme sekolah dan siswa di seluruh Indonesia dalam mengikuti evaluasi kompetensi nasional tersebut.
🔍 Mekanisme Pendaftaran TKA yang Baru
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menyampaikan bahwa pendaftaran kali ini memiliki mekanisme berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sekolah terlebih dahulu mendaftarkan seluruh siswanya ke dalam sistem pendataan. Kemudian setiap murid dapat memilih apakah akan mengikuti ujian atau tidak. Langkah ini dirancang untuk memastikan seluruh murid tercatat dalam data nasional sekaligus memberi keleluasaan dalam mengambil keputusan.
Kebijakan ini bertujuan tidak hanya untuk memetakan kemampuan murid secara lebih akurat. Tetapi juga memastikan bahwa siswa yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) serta daerah terdampak bencana memiliki kesempatan yang setara dalam partisipasi TKA.
📆 Jadwal Penting dan Manfaat Hasil TKA
Pendaftaran TKA sudah dibuka sejak pertengahan Januari dan akan ditutup secara resmi pada 28 Februari 2026. Setelah itu, akan dimulai tahapan persiapan ujian, simulasi, dan pelaksanaan inti di bulan April bagi masing‑masing jenjang.
Lebih dari sekadar tes kompetensi. Hasil dari TKA tahun ini juga memiliki peran strategis dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027. Melalui Surat Edaran Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu acuan seleksi jalur prestasi akademik dalam penerimaan murid baru jenjang berikutnya.
📍 Dorongan Kemendikdasmen
Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menegaskan bahwa angka pendaftaran yang sudah mencapai jutaan ini mencerminkan dukungan kuat satuan pendidikan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran nasional. Ia juga menekankan pentingnya peran sekolah dan pemerintah daerah dalam mendampingi murid untuk benar‑benar memaksimalkan kesempatan mengikuti TKA.


